marque

"SELAMAT DATANG DAN TERIMA KASIH ANDA TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI, JANGAN LUPA UNTUK MENJADI PENGIKUT SETIA BLOG INI DAN DAPATKAN ILMU-ILMU BARU HANYA DI GUDANG ILMU "DIANPRAMANAPUTRA87.BLOGSPOT.COM

JEBAKAN TIKUS

Disebuah rumah seorang petani tinggallah seekor tikus liar yang sedang kelaparan. Singkat cerita malam hari telah tiba, kini saatnya sang tikus untuk mencari makan di dapur rumah petani. Ditengah kegelapan sang tikus mengendus-endus keberadaan makanan di dapur. Benar apa dugaan sang tikus, di dapur tersebut ada sebuah daging lezat yang nikmat apabila disantap.
Kemudian sang tikus pun mendekat ke arah daging tersebut. Namun malang benar nasib si tikus. Daging itu ternyata terpasang disebuah jebakan tikus yang besar yang bisa meremukkan tubuhnya dalam waktu hitungan detik. Akhirnya meskipun ia lapar ia mengurungkan niatnya untuk memakan daging tersebut.
Sembari keluar dari rumah petani, sang tikus menjumpai seekor ayam dan ia berkata kepada ayam " Hati-hati ya yam kalau masuk kerumah. Disana ada jebakan tikus yang besar". Namun si Ayam hanya menjawab " Apa urusan saya dengan jebakan tikus, jebakan tikus itu kan dipasang untuk membunuhmu".
Dengan perasaan sedih sang tikus terus melanjutkan perjalanannya keluar, lalu dijumpainya seekor kambing. Lalu dia juga memberi tahu kepada sang kambing bahwa didalam rumah ada jebakan tikus. Lagi-lagi kambing tak mempedulikan ucapan sang tikus. " Hai tikus, saya itu tidak suka daging, mana mungkin saya akan memakan daging dalam jebakan itu".
Hingga akhirnya tikus itu bertemu seekor kerbau dalam sebuah kandang,lagi-lagi ia memberi tahu kepada kerbau tentang jebakan tikus itu. Sang kerbaupun menjawab " Jebakan sekecil itu mana mungkin bisa mencelakakanku yang besar ini".
Akhirnya sang tikus pun kembali ke tempat persembunyiannya sembari berharap ada yang membukakan jebakan tikus itu. Tak lama kemudian terdengar suara keras dari arah dapur " Praaaaakkkk". Mendengar suara keras dari dapur, lalu istri petanipun terbangun dan menuju ke dapur. Karena di dapur sangat gelap ia tidak menyadari bahwa yang terperangkap dalam jebakan itu adalah seekor ular berbisa. Dan akhirnya iapun digigit oleh ular tersebut. Istri petani berteriak kesakitan.
Mendengar teriakan istrinya, petani itu terbangun dari tidurnya dan bergegas menuju ke dapur. Sesampainya di dapur ia melihat istrinya sudah terbaring di lantai. Secepatnya petani itu membawa istrinya ke dokter.
Singkat cerita petani ingin membuatkan sop ayam untuk istrinya yang masih terbaring sakit. Ia pun menyembelih ayamnya untuk dijadikan sup. Tamatlah riwayat si Ayam.
Karena mendengar kabar bahwa istri petani sakit, maka banyak tetangganya yang menjenguknya. Untuk menjamu tetangganya yang datang menjenguk, petani itupun menyembelih kambingnya untuk dijadikan gulai kambing. Tamatlah riwayat kambing.
Seminggu kemudian terdengar kabar duka, istri sang petani meninggal dunia.Maka semakin banyak tetangganya yang datang dalam upacara pemakaman sang istri. Lalu petani itu menyembelih kerbau satu-satunya untuk dibuat hidangan bagi tamu yang datang dalam pemakaman istrinya. Maka tamatlah riwayat sang kerbau.
Dari kisah ini semoga kita dijadikan sebagai manusia yang senantiasa peduli dengan apa yang telah terjadi disekitar kita.Dan dijauhkan dari sikap sombong yang akan menjadi pisau bermata dua bagi kita. Sesungguhnya apa yang terjadi disekitar kita, baik itu sebuah masalah maupun ancaman yang diderita orang lain dapat menjadi sebuah rantai yang bisa menimpa diri kita sendiri.
By : Dian Pramz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar